Mywhitepurple’s Blog

Tes Kesehatan Pra Nikah

Posted on: May 16, 2009

Belum begitu banyaknya calon pengantin yang sadar untuk menjalani tes pra nikah karena beredarnya stigma klise “mau menerima pasanagan apa adanya”. Alasan lain yang sering diutarakan adalah mahalnya biaya tes (padahal anda mau dan mampu untuk melaksanakan pesta yang meriah), nggak punya waktu sampai ketakutan apabila nantinya ada masalah, calon pasangan akan meninggalkannya. Padahal hanya sedikit dimana ketika calon pengantin menjalani tes pra nikah dan ditemukan masalah kemudian mereka akan berpisah. Sedangkan ada beberapa kasus dimana pasangan yang tidak menjalani tes pra nikah akhirnya malah menemukan masalah serius ketika telah menikah, seperti adanya laporan seorang ibu yang mengalami obesitas meninggal saat melahirkan karena dia langsung hamil sesaat setelah menikah. Ada lagi laporan dimana sang suami tidak dapat melakukan hubungan suami istri dikarenakan adanya suatu penyakit tertentu, padalah keluarga kedua belah pihak terus-menerus menuntut adanya keturunan. Seharusnya kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisasi bila sebelumnya sang pengantin menjalani tes pra nikah.

Tes pra nikah diliat dari benefitnya, harga dan sedikit waktu tidaklah ada artinya. Tes ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum dilaksanakannya pernikahan. Agar bila nantinya ditemukan adanya masalah, calon pengantin dapat melakukan terapi dan telah selesai sebelum hari H tiba. Ada beberapa tes yang mencangkup tes pra nikah.

* Tes Rhesus Darah

Kita orang asia memiliki rhesus positif pada umumnya dan rhesus negatif biasanya dimiliki oleh orang eropa. Banyaknya perkawinan antar ras yang belakangan terjadi menjadikan tes ini penting untuk dilakukan. Persilangan kedua rhesus dapat mengakibatkan keguguran berulang-ulang dikarenakan sel darah kita akan memakan sel darah janin.

* Torch

Tes ini khusus untuk calon pengantin wanita dimana bertujuan untuk mengetahui apakah kita memiliki bawaan virus toxoplasma, rubella, cytomegalo atau herpes. Virus-virus ini tidak berdampak pada kita tapi berdampak pada calon bayi kita nanti. Tes Torch di Indonesia masih relatif mahal, umumnya masih didahulukan tes toxoplasma dulu karena kasus rubella dan cytomegalo mesih jarang ditemukan di Indonesia.

* Tes Kesuburan

Buat cewek, tes yang dilakukan adalah tes kemampuan berovulasi (mengeluarkan sel telur). Sedangakan buat cowok adalah tes sperma, untuk mengetahui kualitas dan kuantitas spermanya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dari tes yaitu keadaan rahim, keadaan psikologis dan gaya hidup.

Selain tes-tes diatas bisanya tes pra nikah juga dibarengi dengan tes darah, urin , gula darah dan hepatitis. Tentunya lebih baik mengantisipasi daripada menyesal belakangan karena pasangan anda merasa dibohongi. Bukankah jujur didalam suatu pernikahan itu adalah penting?!

Jika hasil tes anda tidak sesuai dengan harapan anda. Misalnya salah satu dari anda ada yang mabdul. Keputusan mutlak ada di tangan anda bedua, apakah tetap meneruskan pernikahan dan siap menanggung akibatnya atau malah sebaliknya : membatalkan pernikahan. Sebaiknya anda menunjuk orang ketiga yang netral seperti penasehat pernikahan atau tokoh pemuka agama anda untuk memberikan pandangan kepada anda. Jangan mengikuti emosi dan perasaan. Pastikan kita telah mempertimbangkan secara matang untung-ruginya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: